Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Agama. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Juli 2010

MASYARAKAT MEKAH SEBELUM ISLAM DATANG

A. Dilihat dari Letak geografis Luas wilayah jazirah arab kurang lebih 3.166.558km2. Pada zaman jahiliyah daerah seluas itu dihuni oleh 12 juta jiwa. Keadaan wilayah jazirah arab sepertiganya berupa lautan pasir dan sebagian berupa batu-batuan besar atau gunung yang terbesar dan tertinggi adalah jabal assarat

Arti dan ciri masyarakat jahiliyah

Arti masyarakat jahiliyah :

Zaman jahiliyah adalah jaman kebodohan dalam agama islam. Kehidupan pada masa itu tenggelam dengan kesesakan , buta terhadap kebenaran , kemerosokan akhlat, pertikaian , perjudian , dll. Sehingga pada masa itu lebih dikenal dengan “Zaman Jahiliyah” atau masa kegelapan iman dan akhlak.

Ciri-ciri masyarakat jahiliyah :

  1. mempunyai akhlak yang buruk dan keji.
  2. menyembah selain Allah.
  3. bertuhanlah hawa nafsu.
  4. jahil dari segi agama.
  5. tidak mempunyai atau melaksanakan ajaran suci atau nabu untuk dijadikan sebagai petunjuk.


B. Mengambil manfaat dari perkembangan masyarakat mekah sebelum islam. Dapat memahami sisi buruk masyarakat dari mekah pada masa zaman jahiliyah, seperti kebiasaan berjudi.

Dapat memahami sisi baik masyarakat pada zaman jahiliyah

  1. Masyarakat mekah hidup secara berkelompok.
  2. Masyarakat mekah pada masa itu hidup secara nomaden.
  3. Kehidupan ekonomi bangsa arab kebanyakan adalah pedagang.
  4. Bangsa arab pada masa itu bodoh dalam hal keagamaan.

SHALAT SUNAH RAWATIB DAN IDAIN

Shalat sunah adalah shalat yang dikerjakan di luar shalat fardu lima waktu. Sunah berarti apabila dikerjakan mendapat pahala dan apabila tidak di kerjakan tidak berdosa. Shalat sunah rawatib adalah shalat sunah yang di kerjakan sebelum ataupun sesudah shalat fardu.

Shalat sunah rawatib dibagi menjadi dua yaitu :

  1. Rawatib qabliyah yaitu shalat sunah yang dikerjakan sebelum shalat fardu
  2. Rawatib ba’diyah yaitu shalat sunah yang dikerjakan setelah shalat fardu

Dari segi hukum shalat sunah rawatib terbagi atas :

Rawatib muakad, yaitu:
  1. Dua rakaat sebelum shalat subuh dan zuhur
  2. Dua rakaat sesudah shalat zuhur,magrib,isya

Rawatib gairu muakad, yaitu:

  1. Dua rakaat sebelum shalat zuhur,magrib,isya
  2. Dua rakaat sesudah shalat zuhur
  3. Empat rakaat sesudah shalat asar

Shalat idain adalah shalat sunah yang dilakukan umat islam pada dua hari raya ( idul fitri dan idul adha) secara berjamaah dengan ketentuan yang telah ditentukan.Hukum shalat sunah idain adalah sunah muakad (dipentingkan).

Ketentuan shalat idain adalah :

  1. Jumlah rakaat nya adalah dua rakaat
  2. Waktu nya mulai dari matahri naik setinggi satu atau du tombak hingga terbenam
  3. Dilakukan sebelum khotbah
  4. Tempat pelaksanaan nya di masjid dan di lapangan
  5. Disunahkan takbir
  6. Dilakukan secara berjamaah
  7. Imam hendaknya mengeraskan bacaan nya
  8. Disunahkan mandi dan berhias
  9. Disunahkan makan sebelum shalat

SHALAT JAMA DAN QASAR

Shalat jama' adalah shalat yang di kumpulkan atau digabungkan dari dua waktu menjadi satu waktu. Shalat yang boleh di jama adalah shalat fardu yang berjumlah 4 rakaat dan 3 rakaat.

Shalat jama' di bedakan menjadi 2 macam yaitu :
  1. Jama takdim, yaitu : shalat jama yang di lakukan di waktu yang awal
  2. Jama takhir, yaitu : shalat jama yang di lakukan di waktu yang kedua ( akhir )
  • Cara mengerjakan shalat jama' takdim adalah : Mengerjakan shalat yang pertama baru kemudian shalat yang ke dua di waktu yang pertama
  • Cara mengerjakan shalat jama' takhir adalah : Mengerjakan shalat yang pertama terlebih dahulu baru kemudian mengerjakan shalat yang ke dua tetapi di waktu yang ke dua

Shalat qasar adalah meringkas atau memendekkan rakaat shalat dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat. Shalat yang boleh di qasar adalah shalat yang berjumlah 4 rakaat.

Menqasar shalat dalam perjalanan mempunyai beberapa syarat yaitu :

  1. Musafir
  2. Perjalanan yang dilakukan bukan untuk maksiat
  3. Perjalanan yang di lakukan berjarak jauh
  4. Shalat yang di qasar adalah shalat tunai bukan shalat qada
  5. Berniat qasar pada waktu takbiratul ihram
  6. Tidak ada imam ataupun makmum
  7. Shalat dilakukan setelah melampaui batas kota atau desa

Shalat jama' qasar :
Shalat jama' qasar adalah menggabungkan shalat fardu dalam satu waktu dengan cara meringkas rakaatnya dari 4 rakaat menjadi 2 rakaat.

Shalat jama qasar dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu :
  1. Jama qasar takdim
  2. Jama qasar takhir

HASAD, SUUZAN, KHIANAT, DAN JUBUN

1. Hasad

Hasad adalah sikap seseorang yang tidak senang melihat orang lain bahagia dan berusaha agar kebahagiaan itu hilang atau berpindah pada dirinya.

Akibat negatif hasad adalah :

  1. Hatinya tidak tenang
  2. Menimbulkan kekacauan
  3. Menghilangkan amal baik dalam diri
2. Suuzan

Suuzan adalah berburuk sangka kepada orang lain tanpa di sertai bukti-bukti yang jelas dan benar atau berprasangka buruk pada seseorang yang tidak pernah terbukti melakukan kejahatan.

Akibat negative suuzan adalah :

  1. Merusak hubungan ukhuwah islamiyah
  2. Merusak lingkungan social
  3. Menimbulkan permusuhan

3. Khianat

Khianat adalah tidak menyampaikan sesuatu kepada orang yang berhak menerimanya atau tidak bertanggung jawab terhadap apa yang telah di berikan kepadanya.

Akibat negatif khianat adalah :
  1. Menimbulkan kerugian pada orang lain
  2. Hubungan social menjadi renggang
  3. Mengakibatkan kehancuran yang mengenaskan

4. Jubun

Jubun adalah ragu-ragu dalam mengerjakan sesuatu dan menyerah sebelum berjuang dan bekerja keras.

Akibat negatif Jubun :

  1. Timbulnya keraguan dalam megambil keputusan
  2. Hilangnya rasa percaya diri
  3. hilangnya semangat dari dalam diri

Cara menghindari sifat hasad, suuzan, khianat, dan jubun :

  1. Meningkatkan keimanan kepada allah
  2. Selalu jujur dan percaya diri dalam hidup
  3. Menyadari bahwa perbuatan tersebur adalah perbuatan tercela
  4. Berusaha menganggap orang lain lebih baik dari diri kita

SABAR DAN TAWAKAL

Sabar artinya menahan diri dari segala cobaan dan ujian hidup atau menahan diri dari segala sesuatu yang tidak disukai dengan lapang dada dan mengharap ridho dari allah. Sabar bukan berarti kalah, atau menyerah, tetapi sabar adalah sikap ketabahan, keteguhan hati, dan kewaspadaan.


Jenis-jenis sabar antara lain
:


Sabar untuk taat beribadah

1. Sabar untuk taat beribadah adalah suatu sikap mulia untuk menahan kesusahan Dalam menjalankan kewajiban yang diperlukan kesabarab dalam mengerjakannya

2. Sabar menjauhi hal-hal yang di larang allah

Sabar untuk menjauhi hal-hal yang dilarang allah adalah menahan diri dari segala perbuatan jahat dan dosa serta menjauhkan diri dari perbuatan murka yang mengikuti hawa nafsu
.

3. Sabar dalam musibah

Sabar dalam menghadapi musibah artinya kita harus menghadapi musibah tersebut dengan tegar dan beranggapan bahwa musibah yang di berikan oleh allah pasti selalu ada jalan keluar yang terbaik


Tawakal artinya :

berserah diri sepenuhnya kepada allah dalam menghadapi dan menunggu hasil dari suatu pekerjaan.Dalam menghadapi cobaan dan dalam waktu kesusahan kita harus bersandar kepada-Nya serta menerima nya dengan jiwa yang tenang.

Tawakal bukan berarti menyerahkan sepenuh nya segala urusan kepada allah, melainkan penyerahan diri kepada Allah yang di dahului dengan usaha keras atau ikhtiar dan bekerja berdasarkan kemampuan yang maksimal.


Fungsi sabar dan tawakal dalam kehidupan :

1. Mendapat karunia yang baik dari apapun yang ada

2. Diberikan kebaikan yang dikehendaki oleh allah
3. Mendapatkan pahala yang sangat besar dari allah
4. Terhindar dari gangguan setan
5. Diberikan kecukupan dalam segala keperluan nya
6. Dicintai oleh allah swt.

IMAN KEPADA MALAIKAT

Iman kepada malaikat artinya mempercayai adanya malaikat, meyakini sifat-sifat dan tugas-tugas nya. Allah swt menciptakan malaikat dari nur ( cahaya ), wujud atau bentuk malaikat tidak dapat kita ketahui melalui panca indra.


Berikut adalah nama-nama malaikat beserta tugasnya :


Jibril
Menyampaikan wahyu

Mikail
Membagi rezeki

Israfil
Meniup sangsakala

Izrail
Mencabut nyawa

Raqib dan Atid
Mencatat amal baik manusia

Munkar dan Nakir
Mencatat amal buruk manusia

Malik
Menjaga pintu neraka

Ridwan
Menjaga pintu surga


Sifat-sifat malaikat adalah :

  1. Selalu berbakti pada Allah
  2. Selalu bershalawat kepada nabi
  3. Selalu memberi salam pada ahli surga
  4. Mendoakan dan meneguhkan hati kaum muslimin
  5. Tidak pernah letih menyembah Allah
  6. Tidak berjenis kelamin laki-laki atau perempuan
  7. Tidak mati sebelum hari kiamat
  8. Tidak memiliki hawa nafsu
  9. Tidak memerlukan makan dan minum


Fungsi beriman kepada malaikat :

  1. Kita dapat mencontoh sifat-sifat terpuji dari malaikat
  2. Kita banyak berbuat kebaikan karena ada malaikat pencatat amal baik yang kita lakukan.
  3. Kita lebih hati-hati dalam bertindak karena ada malaikat yang mencatat pebbuatan buruk yang kita lakukan.
  4. Allah akan menentramkan hati kita

RUKUN ISLAM

Rukun islam terdiri atas 5 macam antara lain :

1. Mengucapkan dua kalimat syahadat.

Mengucapkan dua kalimat syahadat artinya mengakui bahwa tiada Tuhan selain Alah dan nabi muhamad saw adalah utusan Allah.

2. Mendirikan shalat

Shalat adalah ibadah yang menghubungkan antara manusia dengan tuhannya. Seseorang yang mengaku dirinya muslim tidak hanya mengicapkan dua kalimat syahadat tetapi juga harus melaksanakan shalat.Orang islam yang melakukan shalat dengan benar maka akhlaknya juga akan benar karena sesungguhnya shalat mencegah perbuatan keji dan munkar.

3. Membayar zakat.

Membayar zakat adalah tanda kepatuhan kita terhadap allah swt dan juga tanda kasih sayang pada orang lain. Orang-orang yang berhak menerima zakat antara lain :

  1. Orang-orang miskin
  2. Orang-orang fakir
  3. Pengurus zakat
  4. Orang yang berhutang di jalan Allah
  5. Orang yang sedang dalam perjalanan

5. Mengerjakan puasa

Puasa merupakan kewajiban lainnya selain zakat dan shalat. Puasa yang di wajibkan adalah puasa sebulan penuh di bulan Ramadan. Puasa tidak hanya menahan lapar dan haus tetapi juga menghindarkan diri dari perbuatan yang tidak baik.
Perintah untuk berpuasa tercantum dalam (Q.S. Al-Baqarah 183)

6. Menunaikan ibadah haji.

Haji merupakan kewajiban terakhir yang diperuntukan bagi orang yang mampu melakukannya. Mampu bukan hanya sekedar shat tetapi juga mampu dari segi biaya, perjalanan aman, serta nafkah kelurga yang di tinggalkan yang menjadi tanggungan. Salah satu manfaat ibadah haji adalah mengambil manfaat sejarah perkembangan islam dari masa ke masa

MACAM-MACAM SUJUD

Sujud merupakan bentuk penghambaan ddiri manusia kepada allah swt dengan cara meletakkan tujuh anggota badan di atas tanah .Manusia di sunah kan bersujud agar tidak menjadi manusia yang sombong dan menjadikan diri kita rendah diri.

Macam-macam sujud :

1. Sujud sahwi

Sujud sahwi dilakukan jika :
  1. Ketinggalan tasyahud pertama dan bacaan qunut
  2. Kelebihan rakaat, ruku’ atau sujud karena lupa
  3. Syak ( ragu) dengan jumlah rakaat .
2. Sujud tilawah.

Sujud tilawah adalah sujud yang di kerjakan ketika seseorang mendengar atau membaca ayat-ayat sajadah.

Cara melakukan sujud tilawah :

  1. Berdiri menghadap kiblat
  2. Berniat melakukan sujud tilawah
  3. Takbiratul ihram
  4. Sujud dan membaca

3. Sujud syukur

Sujud syukur artinya terima kasih atas karunia dan pertolongan allah. Sujud syukur dilakukan karena beberapa sebab yaitu :

  1. Mendapat nikmat atau keberuntungan
  2. Terhindar dari kesulitan hidup atau marabahaya

Adapun tata cara melakukan sujud syukur yaitu :

  1. Berdiri menghadap kiblat.
  2. Berniat melakukan sujud syukur
  3. Sujud satu kali



4. Antara sujud tilawah dan sujud syukur di peroleh kesimpulan yaitu :

  1. Syarat dan rukun kedua sujud tersebut sama
  2. Kedua sujud tersebut haanya satu kali
  3. Sujud tilawah boleh di kerjakan di dalam dan di luar shalat sedangkan sujud syukur hanya di luar shalat saja

SHALAT JUM’AT

1. Pengertian shalat jum’at adalah :
  • shalat pengganti shalat zuhur yang di lakukan pada hari jum’at dan di laksanakan setelah khotbah.

2. Syarat wajib shalat jum’at :

  • Islam (Muslim)
  • Baligh (dewasa)
  • Berakal sehat
  • Laki-Laki
  • Dalam keadaan sehat
  • Mukim (menetap)

3. Syarat sah shalat jum’at :

  • Di dirikan di suatu tempat atau kota yang penduduk nya menetap.
  • Dilakukan berjamaah kurang lebih oleh 40 orang.
  • Dilakukan pada waktu zuhur.

4. Sunah shalat jum’at :

  • Mandi sempurna (mandi besar).
  • Memakai pakaian warna putih.
  • Memakai wewangian.
  • Memotong kuku, menggunting kumis, menyisir rambut.
  • Segera pergi ke masjid.
  • Melaksanakan shalat tahyatul masjid.
  • Memperbanyak zikir.
  • Memperbanyak do’a dan shalawat.

5. Halangan shalat jum’at :

  • Mengalami sakit keras.
  • Hujan lebat, angina kencang, bencana alam.
  • Dalam perjalanan jauh dengan tujuan baik (musafir).
  • Perjalanan menuju shalat jum’at tidak aman.

6. Hikmah shalat jum’at :

  • Mempererat silaturahmi dan ukhuwah islamiyah (persaudaraan islam).
  • Melatih serta mendidik kebersamaan dan disiplin.
  • Menambah wawasan dan pengetahuan.
  • Melatih menjadi pendengar yang baik.
  • Meningkatkan ketakwaan pada allah dan kesinambungan komunikasi.

ASMAUL HUSNA

ASMAUL HUSNA

Menurut bahasa ( etimologi ) kata asmaul husna terdiri atas dua kata yaitu asma yang berarti nama-nama, dan husna yang berarti baik. Jadi asmaul husna adalah nama-nama yang baik yang di miliki oleh allah swt.


1. Al-aziz.
Al-azizi artinya maha gagah perkasa , kegagahan dan keperkasaan-Nya itu tidak ada yang menandingi hanya dialah yang memiliki nama dan sifat demikian.

2. Al-wahhab.
Al-wahhab artinya maha pemberi, sesuai dengan sifatnya Maha pengasih dan Maha pemurah. Dialah yang memberi makhluk nya rezeki, kesehatan, kepandaian, dan nikmat-nikmat yang lainnya.

3. Al-fattah.
Al-fattah artinya maha pembuka rahmat. Karena dialah yang membukakan kasih saying pada umatnya. Dia yang menurunkan Dinul islam sebagai tuntunan bagi umatnya yang taat beribadah, dan dia pula yang memasukan orang-orang yang bertakwa ke dalam surga sebagai tanda kasih sayang-Nya

4. Al-Qayyum.
Al-qayyum artinya maha berdiri, sesuai dengan sifat-Nya yaitu qiyamuhu binafsihi yakni allah swt hidup tanpa bantuan orang lain.

5. Al-hadi
Al-hadi artinya maha pemberi petunjuk. Al-hadi menandakan allah selalu memberikan petunjuk pada hamba-hamba nya yang ia kehendaki.
Tiada seorang pun yang dapat menghalangi apabila allah telah memberi petunjuk kepada seseorang.
Dengan hidayah-Nya kita dapat menjalankan semua perintah-perintah-Nya

BERHATI LEMBUT, SETIA, KERJA KERAS, TEKUN, DAN ULET


1. Berhati lembut.
Dalam hidupnya manusia di beri alat untuk merasa dan menimbang yakni hati. Melalui hatinya manusia mampu mengontrol emosinya, dan melalui hati pula manusia mampu saling menyayangi dengan sesamanya dan mampu menyayangi makhluk lainnya.

2. Sikap setia.
Setia merupakan suatu sikap batin yang senantiasa tetap teguh dan konsisten dalam mempertahankan keyakinan dan kebenaran, serta tidak mudah di goyahkan dalam kondisi apapun.
Orang yang mempunyai hati lembut dan sikap setia akan memperoleh manfaat :

a.Di senangi dan di sayangi oleh sesamanya
b.Batinnya akan merasa tenang.
c.Mudah melakukan pekerjaan karena banyak yang mendukung
d.Di sukai oleh allah swt.

3. Keja keras.
Kerja keras artinya sungguh-sungguh dengan menggunakan tenaga, pikiran, dan waktu secara optimal, serta mengerjakan suatu pekerjaan sesuai dengan nurani intuk mencapai hasil yang baik.
Dalam kaitannya terdapat 5 kategori pekerja keras :
1.Bekerja keras.
2.Bekerja cerdas
3.Bekerja Tuntas
4.Bekerja berkualitas
5.Bekerja tuntas

4. Teun dan ulet.
Tekun artinya rajin melakukan sesuatu secara bertahap dan terus-menerus.
Ulet artinya tetap teguh dan terus berusaha serta tidak pernah menyerah dalam suatu urusan atau usaha.

Ketekunan dan keuletan dalam segala hal mempunyai keuntungan besar yaitu :

1.Segala urusan yang ada di hadapi dengan sungguh-sungguh.
2.Tidak akan mengeluh dalam segala permasalahan.
3.Setiap masalah dapat diselesaikan dengan sebaik mungkin

HUKUM BACAAN NUN MATI/ TANWIN DAN HUKUM BACAAN MIM MATI

HUKUM BACAAN NUN MATI/ TANWIN DAN HUKUM BACAAN MIM MATI

Nun sukun adalah setiap setiap huruf nun yang tidak berharkat, baik ppada tulisan maupun ucapan, sedangkan tanwin adalah bunyi nun sukun yang terdapat di akhir kata.

Hukum bacaan nun mati/tanwin di bagi menjadi 4 macam yaitu :

1. Izhar.
Izhar menurut bahasa adalah jelas atau terang, sedangkan menurut istilah adalah nun mati yang bertemu dengan salah satu huruf izhar dan harus di baca jelas dan terang.
Contoh huruf izhar adalah :
Ain (ﻉ), ha’ (ﻫ), ha (ﺡ), ghin (ﻍ), dank ha (ﺥ)

2. Iqlab.
Hukum bacaan iqlab terjadi manakala nun mati menghadap huruf (ﺏ) dan harus di baca dengung dengan menukar huruf nun mati menjadi mim.

3. Idgam.
Idgam artinya bercampurnya dua huruf yang sama sehingga menjadi satu huruf yang bertasydid.Idgam terbagi menjadi 2 yaitu :
1.Idgam Bigunnah
2.Idgam Bilagunnah

4. Ikhfa.
Ikhfa adalah apabila nun mati menghadap salah satu huruf ikhfa yang berjumlah 15 yaitu :

a.ﺖ - ﺙ - ﺝ - ﺩ - ﺫ
b.ﺯ - ﺱ - ﺵ - ﺹ - ﺾ
c.ﻄ - ﻇ - ﻑ - ﻕ - ﻙ

Mim mati adalah mim yang tidak dibaca dengan harkat fathah, kasrah, dhammah tetapi memakai syakal mati ( sukun). Dalam ilmu tajwid mim mati ada 3 macam yaitu :

a.Idgam mimi, adalah setiap mim mati yang manghadap huruf yang sama maka wajib di baca mendengung.
b.Ikhfa syafawi adalah setiap mim mati menghadap huruf ba (ﺏ) membacanya wajib di dengungkan .
c.Izhar syafawi adalah setiap mim mati bertemu dengan huruf hijaiyah selain (ﻡ) dan (ﺏ) membacanya tidak boleh mendengung , dengan membaca jelas mim mati nya dan membacanya harus cepat.

HUKUM BACAAN NUN MATI ( TANWIN)

Ilmu tajwid

Ilmu tajwid adalah ilmu yang mempelajari cara membaca al-Quran dengan baik dan benar menurut makhraj nya, panjang pendek nya, tebal tipisnya, berdengung atau tidak nya irama atau nada nya, serta berhentu atau tidak nya sesuai ajaran Rasulullah S.A.W.
Mempelajari ilmu tajwid hukumnya wajib.

Hukum bacaan nun mati (tanwin) terbagi menjadi 4 macam yaitu :
a.Izhar, menurut bahasa berarti jelas atau terang, sedangkan menurut istilah adalah nun mati bertemu dengan salah satu huruf izhar.Huruf-Huruf izhar adalah :
Hamzah (ﻯ)
Ha (ﻫ)
Ain (ﻉ)
Ha (ﺡ)
Kha (ﺥ)

b.Iqlab, menurut bahasa berarti membalik atau menukar. Hukum bacaan iqlab terjadi manakala terdapat nun mati yang bertemu fengan ba (ﺐ). Dibaca dengung dengan menukar bunyi nun mati menjadi mim

c.Idgam, menurut bahasa berarti memasukkan. Menurut istilah berarti bercampurnya dua huruf yang sama, berdekatan, atau sejenis sehingga menjadi satu huruf yang bertasdid.
Idgam bilagunah adalah setiap nun mati bertemu dengan huruf lam (ﻞ) dan ra (ﺭ) membaca nya tidak boleh mendengung tetapi harus melebur nun nya ke dalam huruf depan nya.
Idgam bigunnah adalah setiap nun mati atau tanwin bertemu dengan huruf ya (ﻱ) nun (ﻥ) mim (ﻡ) wau (ﻭ) yang di kumpulkan dalam kalimat.

d.Ikhfa, adalah setiap nun mati bertemu salah satu huruf ikhfa yang berjumlah 15, jika nun mati bertemu salah satu huruf ikhfa tersebut maka harus dibaca mendengung dan menyembunyikan nun ked ala huruf di depan nya.

SHALAT BERJAMAAH

Shalat berjamaah adalah shalat yang dilakukan bersama-sama oleh dua orang atau lebih dengan syarat-syarat tertentu.Shalat berjamaah hukumnya sunah muakad, kecuali ada halangan seperti hujan lebat, sakit, banjir.

A. Syarat-syarat imam shalat :
  1. Bacaannya fasih dibandingkan dengan yang lainnya
  2. Lebih memahami ajaran agama
  3. Diutamakan yang lebih tua dan tidak dibenci makmum

B. Syarat-syarat makmum :

  1. Berniat mengikuti imam
  2. Mengikuti imam dalam berbagai keadaan
  3. Mengetahui gerak dan perbuatan imam
  4. Imam dan makmum ada dalam satu tempat
  5. Makmum tidak boleh di depan imam
  6. Imam tidak boleh perempuan

C. Makmum ada 2 macam yaitu :
  1. Makmum muwafiq
  2. Makmum masbuq

D. Cara menegur dan mengganti imam :
  1. Jika imam lupa salah satu bacaan maka makmum mengingatkan dengan cara meembaca keras bacaan yang di baca imam
  2. Jika imam lupa gerakan shalat maka makmum mengingatkan dengan membaca subhanallah
  3. Makmum wanita mengingatkan dengan membaca subhanallah

E. Hikmah shalat berjamaah :
  1. Pahala nya lebih besar 27 kali
  2. Mempererat silaturahmi
  3. Meningkatkan iman kepada allah
  4. Menambah pengetahuan agama
  5. Membiasakan diri disiplin

Thoharoh ( BERSUCI )

A.Thoharoh ( BERSUCI )


Menurut bahasa bersih atau suci.Menurut istilah taharah berarti rangkaian upaya yang dilakukan seorang muslim untuk membersihkan diri dari
Hadas atau najis

Thoharoh Terbagi menjadi 2 yaitu :
  1. Bersuci dari hadas
  2. Bersuci dari najis

Air yang di gunakan untuk Thoharoh ada 4 macam yaitu :
  1. Air mutlak
  2. Air musta’mal
  3. Air mutanajis
  4. Air Musyammas

B. Macam-macam najis dan hadas
  1. Najis mughaladzah
  2. Najis mukhaffafah
  3. najis mutawassitah
  4. Hadas besar
  5. Hadas kecil

C. Pengertian wudhu


Wudhu adalah membersihkan anggota tubuh tertentu dengan air bersih dengan cara tertentu dan disertai niat untuk menghilangkan hadas kecil.

a. Syarat-syarat wudhu :
  1. Islam
  2. Mumayiz
  3. Air yang di pakai suci

b. Rukun wudhu :
  1. Niat
  2. Membasuh muka
  3. Membasuh kedua tangan sampai siku
  4. Menyapu sebagian kepala dengan air
  5. Membasuh kaki hingga kedua mata kaki

c. Yang membatalkan wudhu :
  1. Adanya zat yang keluar dari dubur
  2. Hilang akal
  3. Bersentuhan kulit antara laki-laki dan perempuan (yang bukan muhrimnya)

D. Fungsi Taharah bagi kehidupan
  1. Melatih dan membiasakan diri untuk bersih
  2. Meningkatkan keimanan pada allah
  3. Berusaha menghindarkan diri dari hal yang dilarang
  4. Menyadari bahwa allah memberi kemudahan dalam hidup manusia

SHALAT

Menurut bahasa shalat berarti do’a dan permohonan, sedangkan menurut istilah shalat adalah ibadah yang terdiri ucapan dan perbuatan yang diawali takbiratulihram dan diakhiri dengan salam.
  • Syarat wajib shalat adalah :
  1. Islam
  2. Suci dari hadas dan nifas
  3. Baligh
  4. Berakal sehat


  • Syarat sah shalat adalah :
  1. Suci dari hadas dan najis
  2. Badan, pakaian, tempat harus suci
  3. Menutup aurat
  4. Sudah tiba waktu shalat
  5. Menghadap kiblat

  • Sunah sah shalat adalah :
  1. Mengangkat kedua tangan sejajar dengan pundak dan telinga
  2. Meletakan kedua tangan pada dada
  3. Membaca do’a iftitah
  4. Membaca ta’awuz
  5. Membaca amin setalah surat Al-Fatihah
  6. Membaca ayat-ayat pada Al-Quran
  7. Menyaringkan bacaan surat Al-Fatihah
  8. Mengucapkan takbir pada saat pindah gerakan
  9. Membaca do’a pada saat I’tidal
  10. Membaca tasbih di setiap ruku’
  11. Membaca do’a ketika duduk
  12. Meletakan kedua belah tangan pada paha
  13. Pada waktu tasyahud ibu jari dan jari tengah dibuat melingakar
  14. Mengucapkan salam kedua
  15. Meniatkan do’a pada waktu salam

  • Yang membatalkan shalat adalah:
  1. a.Meninggalkan salah satu rukun e. Makan dan minum
  2. b.Meninggalkan salah satu syarat sah shalat f. Keluar hadas
  3. c.Mengobrol g. Terbuka aurat
  4. d.Terlalu banyak gerak h. Pindah kiblat

  • Fungsi shalat dalam kehidupan adalah :
  1. Membiasakan hidup sehat
  2. Menumbuhkan kesabaran dalam menghadapi masalah
  3. Membentuk persaudaraan agama
  4. Menghindarkan dari perbuatan keji dan munkar

IMAN KEPADA ALLAH

Iman artinya percaya atau membenarkan. Atau menurut istilah kepercayaan yang di yakini kebenaran dalam hati secara lisan dan di relasasikan dalam bentuk perbuatan.
Iman kepada allah artinya mempercayai dan meyakini allah sebagai pencipta, pemelihara, pengatur alam semesta beserta isinya dengan sifat Kemahasempurnaan-Nya

Sifat-sifat kesempurnaan yang di miliki allah secara garis besar adalah sebagai berikut :
  1. Sifat - sifat wajib bagi Allah
  2. Sifat - sifat mustahil bagi Allah
  3. Sifat - sifat jaiz bagi Allah

Adapun sifat wajib dan sifat mustahil bagi Allah yaitu:
  1. Wujud
  2. Adam
  3. Qidam
  4. Hudus
  5. Baqa
  6. Fana
  7. Mukhalafatu lil hawadisi
  8. Mumasalatu lil hawadisi
  9. Qiyamuhu binafsihi
  10. Intilahju liagirihi
  11. Qudrat
  12. Taadud
  13. Iradat
  14. Ajzu
  15. Ilmu
  16. Karahah
  17. Hayat
  18. Jahlun
  19. Sama
  20. Maut
  21. Basar
  22. Shumyun
  23. Kalam
  24. Umyun
  25. Qadiran
  26. Bukmun
  27. Muridan
  28. Ajizan
  29. Aliman
  30. Karahah
  31. Hayan
  32. Mayitan
  33. Samian
  34. Asamu
  35. Basiran
  36. Aima
  37. Mutakaliman
  38. Abkamu

Hikmah beriman kepada allah :
  1. Memahami kesempurnaan allah dan tiada satu pun yang dapat menyamainya.
  2. Menumbuhkan kesadaran untuk selalu ingat kepada allah.
  3. Meningkatkan upaya untuk menjauhi larangan-Nya .

Minggu, 11 Juli 2010

ALIF LAM SYAMSIYAH DAN ALIF LAM QOMARIYAH

1. Alif lam syamsiyah adalah alif lam yang di ikuti oleh huruf syamsiyah.
Huruf syamsiyah ada 14 huruf, contoh huruf syamsiyah adalah:

a. Ta ()
b. Tsa ()
c. Dal ()
d. Dzal ()
e. Ra ()
f. Za ()
g. Sin ()
h. Syin ()
i. Sha ()
j. Dla ()
k. Tha ()
l. Zha ()
m. Lam ()
n. Nun ()



Jka keempat belas hurufnya di dahului oleh alif lam maka hurufnya harus memakai tasyid baik dalam tulisan ataupun dibaca, tetapi lam nya tidak dibaca.Akan tetapi jika huruf-huruf tersebut tidak memakai alif lam di awalnya , maka dia bernama huruf hijaiyah.

2. Alif lam Qomariyah adalah huruf alif lam yang di ikuti oleh huruf qomariyah.Huruf qomariyah ada 14 huruf, contoh huruf qomariyah adalah:


a. Alif ()
b. Ba ()
c. Jim ()
d. Ha ()
e. Kha ()
f. Ain ()
g. Ghin ()
h. Fa ()
i. Qaf ()
j. Kaf ()
k. Mim ()
l. Wau ()
m. Hai ()
n. Ya ()


Jika keempat belas hurufnya didahului oleh alif lam maka tidak boleh memakai tasyid, baik dalam tulisan maupun bacaan, tetapi lam nya harus di baca.Akan tetapi jika huruf-huruf tersebut tidak memakai alif lam di awalnya maka ia disebut huruf hijaiyah juga.

Jumat, 02 Juli 2010

THOHAROH

MANDI JUNUB (MANDI WAJIB)

Sebab-sebabnya :

1. Bersetubuh


a. Do’a Bersetubuh :


بِسْمِ اللَّهِ آلَّهُهَّ جَنِّبَ الشَّيْطَا نْ وَ جَنِّبِ الشَّيْطَا بْ مَا رَ ز َ قْتَنَا

(Bismillah Allahumma jannibnasy syaithon wajannibis syaithon maarozaqtanaa)

Artinya : “Dengan nama Allah, ya Allah jauhkanlah syaithon dari kami Dan apa yang engkau rezekikan kepada kami”


2. Do’a Ketika keluar mani (Sperma)

الَّمٌمَّ اجْعَلْنَ مَا ءًا َطهُوْ رًا

(Allahummaj’alni maa an thohuu roo)

Artinya : Ya Allah jadikanlah keturunan kami anak yang soleh.

b. Keluar air mani (sengaja atau tidak sengaja)

c. Meninggal dunia

d. Haid

e. Nifas

f. Melahirkan




3.Rukun mandi wajib

a. Niat mandi wajib

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَ فْعِ الْحَدَثِ اْلاَ كْبَرِ عَنْ جَمِيْعِ الْبَدَنِِ فَرْ ضًا لِلَّهِ تَعَا لَىَ

(Nawaitu ghusla lirof’il hadatsil akbari an jami’il badani fardhon lillahi ta’ala)

Artinya : “Sengaja aku mandi wajib untuk mengangkat hadast besar dari Seluruh badan Fardhu karena Allah ta’ala”


b. Menghilangkan najis.

c. Mengalirkan air keseluruh tubuh.

Selasa, 15 Juni 2010

ETIKA BERAGAMA DIDALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI

Islam adalah agama yang hadir di muka bumi ini untuk menyampaikan ajaran-ajaran tentang kemanusiaan dan keadilan bagi seluruh umat manusia. Ajaran-ajaran Islam perlu dipahami melalui jalan praksis karena fungsi agama ini adalah untuk memberikan solusi-solusi yang terbaik atas segala problem sosial yang ada dalam masyarakat. Tulisan ini membahas persoalan etika dan kaidah agama dalam Islam yang ditinjau dari segi kesehatan. Sekiranya, persoalan etika dan kaidah beragama adalah tema penting yang menarik untuk dibahas.
Etika dan kaidah agama menjadi bahasan penting dalam wacana pemikiran filsafat kontemporer. Namun, pembicaraan tentang etika kurang begitu berkembang dalam Islam. Justru yang berkembang adalah kajian tentang moralitas melalui sudut pandang fiqih Islam jadi etika berhubungan dengan moralitas dan moralitas berhubungan dengan mental karena mental berhubungan erat dengan kesehatan jiwa. Moralitas yang menjadi obyek kajian etika Islam masih berbicara seputar etika secara individual, yaitu bagaimana memperbaiki diri dan kepribadian dalam bekata, bersikap, dan berbuat. Sedang etika sosialnya masih kurang mendapat tempat yang luas dalam kajian Islam yang berhubungan dengan banyak sisi kehidupan antara lain kesehatan.
Seseorang yang mempunyai etika yang berlandaskan kaidah agama akan memiliki mental yang baik akan bersikap dan bertingkah laku dengan baik dan benar. Sehat dalam kaidah agama yang berhubungan dengan etika berhubungan juga dengan mental, seseorang yang bermental baik akan memiliki etika yang baik pula, berarti orang itu berfikiran dan berjiwa sehat, etika berhubungan dengan sikap dan jiwa, seseorang yang berbadan sehat, belum tentu berjiwa sehat, jadi etika berhubungan erat dengan kesehatan





Pengertian Etika
Kata “etika” berasal dari kata Yunani yang dipakai untuk pengertian karakter pribadi, sedangkan “moral” berasal dari kata Latin untuk kebiasaan sosial.
Etika memiliki pengertian bahwa manusia diharapkan mampu mengatasi sifat-sifat jahatnya dan mengembangkan sifat-sifat baik dalam dirinya. Paul Foulquie mendefinisikan etika sebagai “aturan kebiasaan, yang apabila ditaati dan dipatuhi, akan mengantarkan manusia meraih segenap tujuannya”. Biasanya etika sangat terkait dengan persoalan-persoalan bagaimana meraih kebahagiaan dalam diri manusia.
Ada tiga jenis etika, yaitu: etika deskriptif, etika normatif, dan meta-etika. Etika deskriptif adalah sebuah kajian empiris atas berbagai aturan dan kebiasaan moral seorang individu, sebuah kelompok atau masyarakat, agama tertentu, atau sejenisnya. Etika normatif mengkaji dan menela’ah teori-teori moral tentang kebenaran dan kesalahan. Sedang meta-etika atau etika analitis tidak berkaitan fakta-fakta empiris atau historis, dan juga tidak melakukan penilaian evaluasi atau normatif. Meta-etika lebih suka mengkaji persoalan-persoalan etika.
Ketika kita berbicara tentang agama dan moralitas, tentu akan timbul sebuah pertanyaan penting tentang hubungan keduanya, yaitu : apakah moralitas mengandaikan agama? Seringkali kita menyamakan persepsi tentang agama dan moralitas. Banyak orang beragama memandang kaidah-kaidah moralitas itu berkaitan erat dengan agama, dan dianggap bahwa tidak mungkin orang yang sungguh-sungguh bermoral tanpa agama. Seringkali dianggap pula bahwa orang yang bermoral pasti memegang teguh keyakinan agamanya. Demikian hal sebaliknya, orang yang beragama sering dianggap pasti mengarah pada tujuan-tujuan moralitas. Padahal, kedua tema tersebut belum tentu sepenuhnya mengandung pengertian yang sama.
Ada tiga alasan mengapa kebanyakan orang menganggap pengertian di atas:
(1) Moralitas pada hakikatnya bersangkut paut pada persoalan bagaimana manusia itu bisa hidup dengan baik;
(2) Agama merupakan salah satu pranata kehidupan manusia yang paling kuno; dan
3) Dalam praktek keberagamaan ada kepercayaan bahwa Tuhan akan memberikan pahala kepada orang yang baik dan menjatuhkan hukuman bagi orang yang jahat, sehingga secara psikologis agama dapat menjadi penjamin yang kuat bagi hidup yang bermoral.
Secara psikologis Kaidah agama dapat saja dan secara faktual memang tidak jarang mendorong manusia untuk hidup bermoral, sesuai dengan kaidah-kaidah moralitas. Demikian pula, dalam kenyataannya orang yang beragama dengan benar-benar akan membuahkan hidup bermoral yang baik. Menurut J. Sudarminta, walaupun logika di atas bisa dipahami, tapi sesungguhnya prinsip-prinsip dasar moralitas dapat pula dikenali dan dipraktikkan oleh manusia yang tidak beragama yang menggunakan pemikiran atau akal budinya. Bahkan, kita pun sebenarnya sering melihat perilaku orang yang mengaku beragama tapi perbuatannya sering tidak mengindahkan kaidah-kaidah moral yang diajarkan dalam agama itu sendiri.
Islam adalah agama moral yang memiki fungsi sebagai “jalan kebenaran” untuk memperbaiki kehidupan sosial umat manusia. Memahami Islam secara substantif akan menjadi panduan universal dalam tindakan moral. Memahami Islam tidak hanya sebatas ritual ibadah saja, tapi perlu juga dimaknai secara lebih luas, yaitu bagaimana usaha kita menjadikan Islam sebagai panduan moral yang murni.

ETIKA DALAM KONSEP AGAMA DAN KESEHATAN
Konsep kesehatan berlandaskan agama yang memiliki konsep jangka panjang dan tidak hanya berorientasi pada masa kini sekarang serta disini, agama dapat memberi dampak yang cukup berarti dalam kehidupan manusia, termasuk terhadap kesehatan.
Orang yang memiliki etika yang baik adalah orang yang sehat secara mental. Kesemuanya berasal dari mental, Orang yang sehat mental akan senantiasa merasa aman dan bahagia dalam kondisi apapun, ia juga akan melakukan intropeksi atas segala hal yang dilakukannya sehingga ia akan mampu mengontrol dan mengendalikan dirinya sendiri.
Solusi terbaik untuk dapat mengatasi masalah-masalah kesehatan adalah dengan mengamalkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari, kesehatan mental seseorang dapat ditandai dengan kemampuan orang tersebut dalam penyesuaian diri dengan lingkungannya, mampu mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sendiri semaksimal mungkin untuk menggapai ridho Allah SWT, serta dengan mengembangkan seluruh aspek kecerdasan, baik kesehatan spiritual, emosi maupun kecerdasan intelektual.
Hal ini dapat ditarik kesimpulan karena pada dasarnya hidup adalah proses penyesuaian diri terhadap seluruh aspek kehidupan, orang yang tidak mampu beradaptasi dengan lingkungannya akan gagal dalam menjalani kehidupannya. Manusia diciptakan untuk hidup bersama, bermasyarakat, saling membutuhkan satu sama lain dan selalu berinteraksi, hal ini sesuai dengan konsep sosiologi modern yaitu manusia sebagai makhluk Zoon Politicon.

MEMELIHARA ETIKA MANUSIA BERLANDASKAN KAIDAH AGAMA
Manusia tanpa etika seringkali memiliki kelakuan yang abnornal yang sering kita sebut gangguan mental. Gangguan mental dapat dikatakan sebagai perilaku abnormal atau perilaku yang menyimpang dari norma-norma yang berlaku dimasyarakat, perilaku tersebut baik yang berupa pikiran, perasaan maupun tindakan. Stress, depresi dan alkoholik tergolong sebagai gangguan mental karena adanya penyimpangan, hal ini dapat disimpulkan bahwa gangguan mental memiliki titik kunci yaitu menurunnya fungsi mental dan berpengaruhnya pada ketidak wajaran dalam berperilaku ini sesuai dengan Al-Quran (QS. Al-Baqoroh 2:10)
فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ فَزَادَهُمُ اللَّهُ مَرَضًا وَلَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْذِبُونَ
Artinya: Dalam hati mereka ada penyakit lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta. yakni keyakinan mereka terdahap kebenaran nabi Muhammad s.a.w. lemah. Kelemahan keyakinan itu, menimbulkan kedengkian, iri-hati dan dendam terhadap nabi s.a.w., agama dan orang-orang Islam.
Adapun gangguan mental yang dijelaskan oleh (A. Scott, 1961) meliputi beberapa hal :
Salah dalam penyesuaian sosial, orang yang mengalami gangguan mental perilakunya bertentangan dengan kelompok dimana dia ada.
Ketidak bahagiaan secara subyektif
Kegagalan beradaptasi dengan lingkungan
Sebagian penderita gangguan mental menerima pengobatan psikiatris dirumah sakit, namun ada sebagian yang tidak mendapat pengobatan tersebut.
Seseorang yang gagal dalam beradaptasi secara positif dengan lingkungan nya dikatakan mengalami gangguan mental. Proses adaptif ini berbeda dengan penyesuaian sosial, karena adaptif lebih aktif dan didasarkan atas kemampuan pribadi sekaligus melihat konteks sosialnya. Atas dasar pengertian ini tentu tidak mudah untuk mengukur ada tidaknya gangguan mental pada seseorang, karena selain harus mengetahui potensi individunya juga harus melihat konteks sosialnya.

Agama dan Kesehatan Mental
Agama tampaknya memang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Pengingkaran manusia terhadap agama mungkin karena faktor-faktor tertentu baik yang disebabkan oleh kepribadian maupun lingkungan masing-masing. Namun untuk menutupi atau meniadakan sama sekali dorongan dan rasa keagamaan kelihatannya sulit dilakukan, hal ini Karena manusia ternyata memiliki unsur batin yang cenderung mendorongnya untuk tunduk kepada Zat yang gaib, ketundukan ini merupakan bagian dari faktor intern manusia dalam psikologi kepribadian dinamakan pribadi (Self) ataupun hati nurani (conscience of man).
Fitrah manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT ialah manusia diciptakan mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. Kalau ada manusia tidak beragama tauhid, maka tidak wajar, mereka tidak beragama tauhid itu hanya karena pengaruh lingkungan, seperti yang ada dalam (QS Ar Ruum 30:30)




Artinya: Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang Telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. tidak ada peubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui, fitrah Allah:
Maksudnya ciptaan Allah. manusia diciptakan Allah mempunyai naluri beragama yaitu agama tauhid. kalau ada manusia tidak beragama tauhid, Maka hal itu tidaklah wajar. mereka tidak beragama tauhid itu hanyalah lantara pengaruh lingkungan.
Agama sebagai terapi kesehatan mental dalam islam sudah ditunjukkan secara jelas dalam ayat-ayat Al-Quran, di antaranya yang membahas tentang ketenangan dan kebahagiaan adalah (QS An Nahl 16:97)



Artinya : Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang Telah mereka kerjakan.
Ditekankan dalam ayat Ini bahwa laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.
(QS Ar Ra’ad 13:28)

Artinya (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, Hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.

KESIMPULAN
Etika Islam memiliki peran yang sangat besar bagi perbaikan atas kehidupan umat manusia. Etika sosial Islam mempunyai dua ciri yang sangat mendasar, yaitu keadilan dan kebebasan. Dua ciri ini penting untuk menggerakkan Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan kemanusiaan. Perbuatan kita mesti diorientasikan pada tindakan-tindakan yang mengarah pada keadilan dan juga memandang kebebasan mutlak setiap individu. Karena, kebebasan individu ini berimplikasi pada tindakan sosial dan syariat kolektif.
Etika berhubungan dengan moral dan moral berhubungan dengan mental, seseorang dikatakan sehat dan memiliki kesehatan jika memiliki moral yang baik dan itu harus ditunjang dengan mental yang sehat. Jadi ada hubungan yang sangat erat antara etika dan kesehatan.

Jumat, 04 Juni 2010

Mutiara Hikmah

" Hati yang mendapat Nur Ilahi Ialah : yang selalu mengingat kehidupan akhirat, tidak terlalu mencintai kehidupan dunia , dan selalu menyiapkan diri menghadapi kematian"
(Ulama)


"Orang yang paling sengsara dalam hidupnya ialah yang tidak bisa memanfaatkan akal dan pengalamannya " (Pepatah)


Rasulullah saw,bersabda ," Pada hari jum'at terdapat suatu saat yang apabila seorang muslim memohon kepada Allah sesuatu kebaikan,Allah akan memberinya,yaitu saat antara duduknya seorang imam(khatib) sampai usainya shalat " (HR Muslim)
Penjelasan : Duduknya khatib, yaitu diantara dua khotbah


Iblis berkata, " Bagaimana anak adam bisa mengalahkanku ? Kalau dia sedang gembira,aku menempatkan diriku dalam hatinya untuk merayunya; jika sedang marah-marah (emosi),aku menempatkan diriku di kepalanya untuk menjerumuskannya dan menyesatkannya."
(Ulama)


Rasulullah saw,bersabda, " Allah menguji hamba-hambanya dengan musibah sebagaimana seseorang menguji kemurnian emas dengan api. Ada yang keluar emas murni dan itulah yang dilindungi Allah dari keragu-raguan. Ada yang kurang dari itu (mutunya) dan itulah orang yang selalu ragu.Ada yang keluar seperti emas hitam dan itulah orang yang benar-benar ditimpa fitnah (musibah) ."
(HR ath -Thabrani)



Al-Imam Hasan al-bashri berkata, " Seorang yang beramal tanpa ilmu pengetahuan laksana seorang yang berjalan tanpa petunjuk.Carilah Ilmu tanpa mengganggu (merugikan) ibadah dan beribadahlah tanpa meninggalkan Ilmu pengetahuan"


Katakanlah, " Tidak sama yang buruk dengan yang baik meskipun banyaknya yang buruk itu menarik hatimu,maka bertakwalah kepada Allah,hai orang-orang yang berakal, agar kamu mendapatkan keberuntungan. "
(al-Maa'idah:100)


Rasulullah bersabda, " Apa yang aku larang jauhilah; dan apa yang aku perintahkan, kerjakanlah sampai batas kemampuan. Sesungguhnya,Allah telah membinasakan orang-orang sebelum kamu disebabkan terlalu menuntut dan menentang nabi-nabi mereka."
(HR Bukhari)



Wanita suatu ketika bisa memaafkan pengkhianatan suaminya,tetapi dia tidak bisa melupakannya sepanjang umurnya
(pepatah)


Termasuk berhalaisme(paganisme) apabila Anda mengagumi pemandangan alam dan segala isinya tetapi anda lupa terhadap yang Maha Penciptanya
(Ulama)



Rasulullah bersabda,"Barangsiapa menafkahkan hartanya untuk istri,anak-anak,dan seisi (penghuni)rumahnya maka semuanya itu adalah sedekah."
(HR ath-Thabrani)


Segala barang bekilau ketika Anda tidak memilikinya,tetapi bila anda sudah memilikinya maka kilauannya itu akan sirna.
(Pepatah)




 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | JCPenney Coupons